Minggu, 09 Agustus 2020

Kurikulum Darurat pada masa Pandemi Covid-19

     

     Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sudah berlangsung hampir 5 bulan, merupakan alternatif yang digunakan dalam pembelajaran di masa pandemi covid-19. Pada pelaksanaan PJJ ini, peserta didik melakukan Belajar dari Rumah (BDR). Meskipun banyak permasalahan yang dihadapi terutama di awal-awal pelaksanaannya, namun pemerintah, sekolah, guru , peserta didik, orang tua dan masyarakat terus berusaha untuk beradaptasi. 

    Guru dituntut untuk bisa melaksanakan pembelajaran dalam jaringan (daring)/online, meskipun masih ada guru yang belum melek teknologi. Guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan berusaha meminimalisir permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam PJJ.  Guru-guru mengikuti webinar, workshop, lokakarya dan diklat-diklat daring untuk terus meningkatkan kompetensinya dan terus berusaha untuk bisa memaksimalkan kegiatan daring tersebut.

    Peserta didik juga terus berusaha mengikuti kegiatan BDR tersebut yang tentu saja dengan dukungan penuh dari orang tua. Daerah yang tidak terjangkau jaringan internet, signal internet yang tidak stabil, kuota yang terbatas, ketidakmampuan orang tua untuk membelikan kouta dan gadget, serta ketidakmampuan orang tua untuk maksimal mendampingi anaknya dalam belajar di rumah merupakan permasalahan yang tentu saja tidak bisa dihindari. Masih banyak lagi permasalahan yang terjadi dengan pelaksanaan PJJ ini, yang tentu saja harus terus dicoba untuk diatasi dan dievaluasi.

     Pemerintah juga berusaha untuk terus mengevaluasi kegiatan PJJ tersebut. Adanya Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, penyederhanaan kurikulum dan dikeluarkannya KURIKULUM DARURAT juga merupakan usaha pemerintah dalam mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada. 

     Sebelumnya pada SKB 4 Menteri pembelajaran di masa pandemi Covid-19 dengan tatap muka hanya untuk daerah dengan zona hijau, maka dikeluarkan revisi dengan membolehkan daerah dengan zona kuning juga boleh melakukan kegiatan tatap muka di sekolah yang tentu saja dengan melakukan protokol kesehatan yang sangat ketat dan yang palin penting adalah sekolah harus benar-benar memenuhi persyaratan protokol kesehatan dan juga harus ada IJINdari orang tua peserta didik untuk melakukan kegiatan tersebut. Untuk SMK juga bisa melaksanakan praktik untuk mata pelajaran kejuruan yang menuntut penggunaan mesin-mesin ataupun Lab/workshop di sekolah di semua zona.

     Berikut adalah video Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, semoga masa Pandemi Covid-19 ini segera berlalu dan kita semua bisa kembali melaksanakan kegiatan dengan NORMAL


Selasa, 04 Agustus 2020

Jangan Lelah untuk Berproses

Resume ke-1 (Gelombang Ke-15)
Hari/Tanggal    : Senin/03 Agustus 2020
Narasumber    : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd
Moderator      : Aam Nurhasanah

Belajar Menulis dari Guru Hebat "Bu Kanjeng"

   Jangan lelah untuk berproses.... Kalimat yang mampu menggetarkan hati sanubari dan menggerakkan jiwa untuk belajar menulis. Kalimat hebat itu disampaikan oleh seorang penulis yang hebat, pegiat literasi, pengurus TPQ dan blogger yaitu ibu Dra. Sri Sugiatuti, M.Pd yang biasa disebut dengan bu Kanjeng. Beruntung bisa berinteraksi dengan beliau meskipun hanya lewat dunia maya, suatu kesempatan yang sangat berharga.

       Beliau lahir pada tanggal 8 April 1961 di mana sejak  usia 1 tahun hingga lulus SMA beliau menghabiskan waktunya di Jakarta yang harus ditinggalkan demi cinta  dan tanggungjawabnya pada keluarga ke Solo pada tahun 1990 hingga saat ini.

      Karir menulis beliau yang dimulai ketika usianya jelita (jelang lima puluh tahun) tidak menurunkan semangat untuk terus berkarya dan berkarya. Buku "SPM Ujian Nasional Bahasa Inggris untuk SMK" yang diterbitkan penerbit Erlangga dan buku antologi "Diary Ketika Buah Hati Sakit" adalah buah dari semangat beliau untuk terus menulis dan menulis. 


Inilah sebagaian dari karya-karya beliau yang hebat

Tips Menulis yang diberikan bu Kanjeng untuk kita semua jika ingin MENJADI PENULIS adalah
  1. Banyak membaca
  2. Mencoba menulis
  3. Mengirimkan tulisan
  4. Teruslah menulis
Sedangkan tips untuk DISIPLIN menulis adalah
  1. Buat kerangka tulisan
  2. Buat Target
  3. Fokus
  4. Reward dan Punishment
Adapun tips MEMILIH JUDUL YANG MENARIK adalah
  1. Sesuaikan dengan tema tulisan
  2. Buat judul dengan kata yang mudah diingat
  3. Buat orang penasaran
Sedangkan Tips MENCARI IDE adalah
  1. Bacalah sebanyak mungkin buku
  2. Refreshing
  3. Tulis apa yang bisa Anda tulis
  4. Cari referensi dari berbagai media
  5. ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi)
Tips MENULIS CEPAT adalah
  1. Pikirkan ide tulisan yang akan Anda buat
  2. Membuat kerangka karangan terelebih dahulu
  3. Teruslah mengetik brdasarakan ide yang dimiliki
  4. Memblock tulisan menjadi warna putih (supaya jangan mengedit dulu)
  5. Setelah selesai menulis baru block lagi tulisan menjadi warna hitam
Tips MENULIS BUKU adalah
  1. Tentukan jenis buku yang akan dibuat
  2. Tentukan temanya
  3. Buat kerangka buku
  4. Kembangkan kerangka
  5. baca kembali berulang
Tips CARA MENGIRIMKAN tulisan ke MEDIA MASSA adalah
  1. Buat tulisan yang menarik
  2. Pilih tulisan yang sesuai tema
  3. Sesuaikan tulisan dengan media massa yang akan dikirimi
  4. Jangan mengirimkan ke banyak media massa
Tips CARA MENGIRIMKAN naskan ke PENERBIT adalah
  1. Siapkan nasakah yang sudah rapi
  2. Pilih penerbit yang sesuai jenis naskah
  3. Perhatikan tata caa pengiriman dan ketentuannya
  4. Kirim nasakah bersama sinopsis dan biodata
  5. Jangan mengirim nasakah ke beberapa penerbit
Hal yang dipertimbangkan penerbit dalam menerima naskah adalah
  1. Kesesuaian dengan penerbit
  2. Kualitas naskah
  3. Penulis yang terkenal akan diprioritaskan
  4. Ada nilai jual
Demikian tips MENULIS dan MENERBITKAN BUKU dari BU KANJENG yang penuh inspirasi dan memotivasi

Sekali lagi, semua yang dilakukan memerlukan suatu proses, untuk itu JANGAN LELAH UNTUK BERPROSES

Terimakasih atas ILMU dan TIPS MENULIS serta MOTIVASI yang diberikan BU  KANJENG, semoga ibu selalu disehatkan dan terus menghasilkan karya-karya yang menginspirasi. Aamiin Ya Rabbal Alamin


Sabtu, 25 Juli 2020

Senjaku

Ada saat dimana senja merana
Ditinggal terang benderanganya siang
Hanya ditemani semburat jingga
yang sedikit demi sedikit menghilang
Pergi menemui malam
Tiada waktu untuk bicara
Tiada waktu untuk bersua
Tiada waktu untuk bercerita
Hanya gelap gulita menemani
Kembali kepada realita

Jumat, 24 Juli 2020

TKJ Bertilawah




Kegiatan ini muncul ketika aku mendapat undangan menjadi salah satu nara sumber pada suatu sekolah di Banjarmasin. Ketika memasuki sekolah tersebut, aku merasa terkejut, sekolah dengan gedung yang mewah (bukan mepet sawah ya) terpampang jelas didepanku.

Minggu, 28 Juni 2020

Meniti Bahagia bersama X TKJ 2020





          Selama hampir 6 bulan bersama kalian memberikan kebahagiaan tersendiri. Mengiringi kalian meniti kehidupan menorehkan tinta-tinta emas. Keceriaan, keluguan, kemanjaan, kekompakan, dan kebersamaan yang kalian berikan membuat kelas X TKJ semakin menyenangkan. Meskipun hanya sekitar tiga bulan suasana di kelas benar-benar kita nikmati bersama, sisanya di rumah masing-masing karena pandemi covid-19 namun itu tidak mengurangi banyaknya kenangan yang sudah kita lewati bersama.

Rangking oh Rangking

Rangking oh Rangking ....

           Pembagian Raport kembali dilaksanakan di semester genap. Meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19 pembagian raport dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pembagian raport yang seyogyanya dapat dilaksanakan secara online urung dilakukan. Keadaan memaksa membagi raport di sekolah tetapi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
           Selalu saja hal yang masih menggelitik yaitu tentang rangking, meskipun di raport sudah tidak dituliskan lagi tentang rangking tetapi itu tetap menjadi pertanyaan yang harus dijawab segera karena membuat penasaran katanya. Kebiasaan yang sulit untuk dihilangkan.

Kamis, 19 Maret 2020

Surat untuk Sahabat

Sahabat…
Aku banyak belajar darimu
Kamu yang menyadarkan aku, bahwa selama ini ternyata aku sangat egois
Semua yang kuinginkan mesti terwujud
Semua yang ingin kuwujudkan harus terjadi meskipun aku memang berusaha dan berjuang dengan keras untuk mewujudkannya

Semua yang kutargetkan harus tercapai
Aku akan sangat keras berusaha mencapainya
Aku memang terlalu keras dengan diriku sendiri
Aku tidak menyadari bahwa itu juga membentuk diriku utk tidak mentolerir suatu kegagalan
Aku tidak menyadari bahwa itu membuatku terkadang kejam dan mengorbankan diri sendiri


Ketika Pendidikan Karakter Pulang ke Rumah: Peran Orang Tua dalam Kegiatan Pramuka

Ketika seorang anak mengikuti kegiatan Pramuka, siapa sebenarnya yang bertanggung jawab terhadap keberhasilan pendidikan karakter mereka? Ap...

Resume Menulis